Gema Rakyat - Dai kondang Ustaz Abdul Somad akhirnya angkat bicara terkait namanya yang tidak masuk daftar 200 mubalig "nasionalis" versi Kementerian Agama (Kemenag). Komentarnya mengejutkan.Bukannya kecewa tidak masuk daftar mubalig Kemenag, Ustaz Abdul Somad justru mengapresiasi namanya yang tidak dimasukkan. Mengapa?
"Sebab Kemenag tidak ingin mengecewakan masyarakat. Karena saya penuh sampai April 2020," jawab Ustaz Abdul Somad dalam screenshoot yang diunggah di akun Instagram-nya, Sabtu (19/5/2018).
Informasi yang dihimpun Rakyatku.com, Ustaz Abdul Somad menjadi dai paling laris saat ini. Untuk mendatangkannya, undangan harus dilayangkan jauh-jauh hari karena padatnya agenda ceramah di berbagai kota di Indonesia hingga Malaysia dan Singapura.
Ustaz Somad memanfaatkan hari-hari libur sebagai dosen untuk melayani permintaan berceramah di berbagai kota di Indonesia. Dia selalu menyempatkan diri untuk menunaikan kewajiban mengajar sesuai jadwal di UIN Pekanbaru. Itu yang membuat dia tidak punya banyak waktu untuk melayani undangan ceramah.
Makanya, dia tidak terlalu peduli dengan tidak adanya nama dia dalam daftar Kemenag. Sebab daftar itu akan disodorkan kepada kementerian untuk memilih penceramah selama Ramadan. Kalaupun ada nama Ustaz Somad, dipastikan dia tidak bisa hadir karena jadwalnya sudah penuh hingga April 2020.
Sebelumnya, Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, daftar itu dibuat karena Kementerian Agama sering dimintai rekomendasi mubalig oleh masyarakat. "Belakangan, permintaan itu semakin meningkat, sehingga kami merasa perlu untuk merilis daftar nama mubalig," ujar Menag, Jumat (18/5/2018).
Ada tiga kriteria mubalig yang masuk dalam daftar itu. Pertama, mubalig yang mempunyai keilmuan agama mumpuni. Kedua, mempunyai reputasi baik. Ketiga, mubalig yang berkomitmen kebangsaan tinggi.
Sejumlah dai tenar, masuk daftar, antara lain Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym, Mamah Dedeh, dan Yusuf Mansur. Nama mahfud MD hingga Din Syamsudin pun masuk dalam daftar. Namun, Ustaz Abdul Somad tidak ada. Begitu pula Ustaz Adi Hidayat dan Ustaz Arifin Ilham.
Seorang jemaah bertanya mengenai hal tersebut kepada Ustaz Abdul Somad dalam screenshoot percakapan WhatsApp yang diposting di halaman Instagram @ustadzabdulsomad, Sabtu (19/5) sekira pukul 14.00 Wita. "Bagaimana tanggapan ustadz: Ustad tidak termasuk dalam 200 mubaligh rujukan Kemenag?"
Jawaban Ustaz Abdul Somad cukup mengejutkan.[rakyatku]
No comments:
Post a Comment