Gema Rakyat - Ade Armando di akun facebooknya kembali menyinggung tentang Ustaz Abdul Somad. Bahkan statusnya itu telah dinilai oleh para warganet menduga hal itu sebagai bentuk upaya provokasi.
Tidak hanya itu, Ade sendiri menyebut bahwa Ustaz Somad sebagai pemecah bangsa. Tidak hanya itu, dia juga menyebut gagasan Ustaz Somad sebagai sesat.
Dia sendiri berkomentar video Ustaz Somad yang telah dipotong dan video itu sendiri berkaitan dengan bagaimana memilih pemimpin.
Ini kata Ade Armando yang di duga melakukan provokasi oleh para warganet, yang dikutip dari akun facebooknya
ABDUL SOMAD, TV ONE, DAN RAMADHAN
Ini ustad Abdul Somad yang setiap hari muncul di TV One.
Di video ini dia menyamakan non Islam dengan kafir, dan menyamakan kafir dengan anjing.
Jadi bagi Somad, non Islam adalah sejajar dengan anjing.
Bagi saya, orang semacam inilah yang menjadi sumber masalah bangsa.
Atas nama agama, ia menyebarkan kebencian dan perpecahan.
Tapi Somad tentu tidak akan mudah menyebarkan gagasan-gagasan sesatnya kalau ia tidak mendapat panggung.
Dalam hal ini, TV One pun harus juga bertanggungjawab.
TV One memberikan panggung buat dia, setiap hari.
Alasannya, tentu karena rating, mengingat pembual seperti Somad ini memang disukai banyak orang yang berpikir sederhana.
Jadi, wahai pengelola Tv One.
Berhentilah memikirkan hanya untung, untung, dan untung.
Pemilik Anda, Abu Rizal Bakrie, sudah sangat kaya kok.
Mulailah menebar kebaikan, bukan kebencian.
Mulailah lakukan di Ramadhan ini.
Insya Allah, langkah kalian akan dirihoi.
Para warganet mengecam pernyataan Ade Armando yang di duga telah melakukan provokasi. Ini kata mereka.
Akrom Thoriq: Hikmah Cacian Liberal : Dulu, saya tidak begitu responsif dengan cermah Ust Abdul Somad, LC, MA. Namun ketika banyak datang hujatan dan cacian kepadanya saya jadi tertarik dan penasaran akhirnya mengikuti ceramahnya. Al hasil, ceramah beliau betul-betul membuatku jadi terpukau. Sebab, setiap menjawab pertanyaan para jamaah, selalu disertai lebih dari tiga referensi.
Lalu batinku berucap : "Pantas saja, kaum Liberal, Syiah, dan Wahabi jadi kebakaran Jenggot". "Marhaban Ya Ramadhan"
Baginda Almandily: Dosen kok se g***** ini yah. Analisa anak tk. Sedih amat punya disen analisanya sprti anak tk. Pantas saja indonesia ini gk maju, toh doaennya aja begini g***** gk karu karuan. Udah de loe masuk sd lagi yah biar pinter nantinya
Men Armedi: Seharusnya kita berterima kasih sama UAS karena gagasannya menyatukan umat dan mengajarkan tata cara memilih pemimpin yang baik, UAS tidak pernah mengajarkan memilih pemimpin jongos asing & aseng.
Patut dicurigai para pembenci UAS adalah kelompok pemecah persatuan umat agar negara yang subur ini dikuasai asing & aseng
Arief Febrianto: Itu yg dimaksudkan ust abdul somad haramnya memilih pemimpin kafir itu sama saja haramnya makan daging anjing. Kafir itu bukan merupakan sesuatu yg hina dan lantas dijauhi, tetapi kafir itu pembeda antara muslim dgn non muslim,
Reza Rahman: Kepintaran pak Armando dalam menilai sesuatu ucapan itu bergantung pada siapa yang mengucapkannya... Kalau pas teman karib yang berkata...apa pun itu walau salah total...ada saja pembenarannya... Namun...kalau yang bakal mengacam reputasi armando...maka sebisanya di musnahkan... Apa ini ciri orang terpelajar??? Kasihan banget UI telah memelihara orang seperti ini... Hhhhhhhhhmmmmm.....
Ardie AB: Dari pada anda bikin gaduh medsos, apalagi bulan puasa.
Anda langsung tabayyun aja ke UAS, sampaikan apa yg mengganjal di hati anda, seperti tabayyun dengan Jawara Bekasi kmren, kan jd clear!!
Jangan jadi kayak burung yg berkicau terus, langsung tabayyun aja om.
Azhari Ari: Sayang. Ocehan mu gak laku tu Ade Armando. Atau jangan2 karena tidak dipanggil TV One lagi, kamu jadi banyak ngoceh ya? bagaimana dipanggil, karena ucapanmu itu tidak ada isinya. Wahai TV One teruslah memberi panggung pada umat islam. karena, kalau tidak ada kamu tidak ada lagi TV yang memihak orang aaislam. Hidup TV One.[riau24]


No comments:
Post a Comment